SOREANG, Infolensanews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) menyiapkan opsi operasi pasar guna menekan laju inflasi daerah. Langkah tersebut diambil menyusul rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2026 yang mencatat komoditas cabai merah mengalami kenaikan harga hingga 25,64 persen dengan andil inflasi 0,08 persen.
Secara keseluruhan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar di Kabupaten Bandung dengan andil mencapai 0,39 persen.
Plt. Kepala Disperdagin Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menyatakan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah terus diintensifkan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Berbagai langkah antisipatif terus dilakukan melalui pemantauan harga secara berkala, penguatan kerja sama antar daerah, serta pelaksanaan operasi pasar apabila diperlukan guna menjaga stabilitas harga,” kata Dicky di Soreang.
Selain pengendalian harga, Pemkab Bandung menempatkan keamanan pangan sebagai prioritas utamanya. Disperdagin menggandeng Badan POM Bandung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Bahan Berbahaya bagi Petugas Pengelola Pasar di Galeri Kriya Bedas.
Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan UPTD Pasar se-Kabupaten Bandung serta pedagang dari Pasar Sehat Soreang. Dicky menegaskan, sinergi ini merupakan komitmen nyata untuk menciptakan pasar yang sehat, aman, dan berdaya saing.
Guna mendukung sektor industri, Disperdagin juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Universitas Sali Al-Aitaam melalui Program Kampus Berdampak. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas SDM dan pemberdayaan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).
Sementara dilingkup internal, Disperdagin melakukan pembenahan tata kelola melalui Sosialisasi Penyusunan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Manajemen Risiko 2026, serta implementasi Document Management System (DMS) agar kinerja birokrasi lebih akuntabel dan profesional.*






