Tekan Inflasi, Pemkab Bandung Subsidi Sembako

Gelar Bazar Ramadhan dan Pasar Murah

pasar murah
Bupati Bandung, HM dadang Supriatna. *(photoi: istimewa)

SOREANG, InfolensaNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung secara resmi membuka gelaran Bazar Ramadhan dan Pasar Murah Bersubsidi di Plaza Upakarti, Soreang, Kamis 5 Februari 2026.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan dampak inflasi harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 H.

pasar murah
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, didampingi Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah, *(photo: istimewa)

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, didampingi Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah, meluncurkan kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, yakni 5–8 Maret 2026.

Sebanyak 130 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut berpartisipasi dalam acara yang berkolaborasi dengan Dekranasda Kabupaten Bandung, Perum Bulog, serta ritel modern.
Subsidi Sembako Hingga 50%

Salah satu daya tarik utama bagi masyarakat kurang mampu adalah program Pasar Murah Bersubsidi. Pemkab Bandung menyediakan paket sembako yang terdiri dari beras premium, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu.
* Harga Normal: Rp. 164.000,-
* Harga Subsidi: Rp. 83.000,-

“Kehadiran pasar murah ini adalah instrumen untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya di tengah dinamika harga saat Ramadhan,” ujar Dadang Supriatna.

Selain bantuan sosial, Bupati menegaskan bahwa Bazar ini merupakan strategi untuk meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM). Kegiatan ini tidak hanya menampilkan sektor kuliner dan fesyen, tetapi juga menjadi ajang promosi produk unggulan daerah agar memiliki akses pasar yang lebih luas.

“Kebijakan ini selaras dengan visi Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas, dengan pertumbuhan ekonomi sebagai mesin kesejahteraan yang merata,” tambahnya.

Bupati berharap kegiatan ini dapat dikelola secara terintegrasi dan profesional di masa mendatang sebagai agenda terpadu lintas perangkat daerah. Ia juga mengajak para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan guna memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan ekonomi lokal.-***Daeng13