SOREANG, InfolensaNews.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Akhiri Hailuki, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kendati demikian, ia mengingatkan agar ketertiban administrasi ini dibarengi dengan penyelesaian masalah mendasar di masyarakat.
Hailuki menyebut raihan WTP merupakan hasil kerja keras kolektif antara kepala daerah, DPRD, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola keuangan secara akuntabel.
“Opini WTP yang diraih Kabupaten Bandung harus kita syukuri sebagai pencapaian positif atas kinerja bersama. Namun, pencapaian ini harus menjadi motivasi agar kinerja Pemkab Bandung lebih baik lagi, terutama dalam pelayanan publik,” kata Hailuki, Jumat (19/6/2026).
Hailuki menegaskan, Pemkab Bandung tidak boleh terlena dengan penghargaan di atas kertas. Menurutnya, manfaat dari pengelolaan keuangan yang baik harus dirasakan langsung oleh warga melalui penuntasan tiga isu krusial:
1. Penanganan Banjir: Mengatasi titik-titik rawan genangan di wilayah Kabupaten Bandung.
2. Pengelolaan Sampah: Mencari solusi jangka panjang yang efektif dan bersih.
3. Infrastruktur Berkualitas: Memastikan pembangunan fisik tepat manfaat dan berdaya tahan lama.
“Persoalan mendasar seperti banjir, sampah, dan pembangunan infrastruktur yang berkualitas harus menjadi perhatian serius. Ketertiban administrasi keuangan harus terwujud nyata di lapangan,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Hailuki berharap opini WTP ini mendorong transparansi yang lebih tinggi di lingkungan pemerintah daerah. Ke depan, DPRD Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus memperketat fungsi pengawasan agar anggaran daerah benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.***D13






