SOREANG, InfoLensanews.id – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung, Wahyudin, ST., ME., menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan kolaborasi pentahelix guna mempercepat penanganan masalah lingkungan, terutama banjir dan pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung.
Penegasan tersebut disampaikan Wahyudin usai mengikuti agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung di Gedung Moh. Toha, Komplek Pemkab Bandung, Senin (06/07/2026).
Dalam rangkaian acara tersebut, Wahyudin resmi menyerahkan jabatan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung kepada pejabat baru, Gamber Irmawan Premono, S.Sos., M.M. Pergantian ini merupakan langkah strategis dalam penataan organisasi dan keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Wahyudin menjelaskan, menindaklanjuti arahan Bupati Bandung, pihaknya akan mengedepankan sinergi lintas sektor. Strategi ini dioptimalkan untuk menyasar titik-titik rawan banjir yang menjadi prioritas, seperti di wilayah Baleendah dan Dayeuhkolot.
“Kami bersama Bapak Bupati dan dinas terkait lainnya akan melakukan peninjauan dan mitigasi di titik rawan banjir melalui perbaikan drainase serta normalisasi saluran air secara berkelanjutan,” ujar Wahyudin.
Untuk menjawab tantangan keterbatasan anggaran APBD, Wahyudin mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus pentahelix. Tim ini melibatkan unsur pemerintah, akademisi, badan usaha/swasta, masyarakat, dan media yang disebar di sejumlah kecamatan terdampak bencana.
Langkah ini bertujuan untuk merumuskan solusi terpadu yang lebih efektif dan efisien dalam mewujudkan lingkungan pemukiman yang tertata serta berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
Momentum sertijab ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah dinamika tantangan kewilayahan.*D.13






