PAMEUNGPEUK, InfoLensaNews.id – Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk bersama berbagai instansi dan elemen masyarakat menggelar kegiatan kerja bakti massal (korve) yang bertajuk “Pameungpeuk Berdasi”. Aksi ini difokuskan pada pembersihan wilayah perbatasan yang selama ini menjadi titik rawan penumpukan sampah liar, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 100 peserta yang terdiri dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kecamatan Baleendah, Satgas Citarum Harum, UPTD DAS Cisangkuy, BBWS, hingga organisasi kepemudaan seperti PP, Pemuda Persis, dan GP Ansor.
Camat Pameungpeuk, Agus Hindar Ruswanto, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bandung.
“Kegiatan ‘Pameungpeuk Berdasi’ ini bukan sekadar bersih-bersih rutin, tapi merupakan momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kami ingin memastikan wilayah perbatasan tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah liar, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga,” ujar Camat.
Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh berbagai instansi, termasuk TNI/Polri melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta unsur pendidikan dari Pondok Pesantren Modern Assuruur, menunjukkan sinergi yang kuat untuk mendukung program Bandung Bedas.
Selain unsur pemerintah kecamatan, aksi ini turut dihadiri oleh:
* Dinas Teknis: UPTD Sarana & Prasarana, UPTD Kebersihan, dan Kader B3S (Bandung Bedas Bersih Sampah).
* Keamanan: Satpol PP, Satlinmas Unit Pameungpeuk, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Desa Rancamulya.
* Pemerintah Desa: Pemerintah Desa Rancamulya.
* Sosial: TKSK Kecamatan Pameungpeuk.
Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan semakin meningkat, terutama dalam menjaga area-area terbuka agar tetap bebas dari sampah.***Daeng13






