CIMAHI, Infolensanews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memilih menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 sebagai ruang refleksi internal aparatur.
Momentum ini diarahkan sebagai pengingat bahwa kualitas negara sangat ditentukan oleh kualitas kerja pemerintah di tingkat daerah.
Pesan yang disampaikan pemerintah kota mengarah pada satu hal, tekanan untuk beradaptasi ditengah perubahan zaman yang menuntut birokrasi lebih cepat, transparan, dan berbasis data.
Dalam amanatnya, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyatakan, semangat kebangkitan tidak boleh berhenti pada simbol peringatan, tetapi harus diterjemahkan dalam kerja nyata dan kualitas pelayanan publik.
“Hari Kebangkitan Nasional adalah titik refleksi bagi kita semua untuk memastikan semangat persatuan, nasionalisme, dan transformasi kolektif tetap hidup dalam setiap kebijakan dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dijelaskan Ngatiyana, tantangan birokrasi hari ini tidak lagi hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga kemampuan membangun sistem informasi yang tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. *






