BANDUNG BARAT, InfoLensaNews.id – Desa Nanggerang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang dahulu berstatus desa tertinggal, kini resmi naik kelas menjadi desa maju.
Perubahan signifikan tersebut tak lepas dari kepemimpinan Kepala Desa Rahmat Wibowo atau yang akrab disapa Kades Bowo, bersama tokoh masyarakat dan warganya yang terus menggalakkan semangat gotong royong.
Salah satu langkah nyata pembangunan desa saat ini adalah pembangunan arena ketangkasan adu domba, kesenian khas Jawa Barat, di atas tanah carik desa seluas 3 hektare yang berlokasi di Kampung Cisampih RW 06/RT 03, Desa Nanggerang.

“Ini untuk arena adu ketangkasan domba, kebetulan banyak tokoh masyarakat yang beternak domba. Pemerintah Desa bersama tokoh dan masyarakat, memanfaatkan tanah carik desa untuk mempererat tali silaturahmi serta, mudah-mudahan, bisa meningkatkan PAD desa,” kata Bowo saat ditemui di lokasi pembangunan, Sabtu (6/9/2025).
Ia menambahkan, pembangunan arena ketangkasan ini telah dimulai sejak pertengahan Juli 2025 dan diperkirakan selesai pada 2027 mendatang.
“Saya percaya masyarakat Nanggerang karena semangat gotong royong dalam membangun desa. Mudah-mudahan pembangunan ini bisa cepat terealisasi dengan dukungan pemerintah daerah,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Kades Bowo juga berharap dinas terkait di Pemkab Bandung Barat dapat turun tangan membantu pembangunan arena tersebut.
“Keberadaan arena adu domba nantinya bukan hanya sebagai pelestarian seni budaya lokal, tetapi juga berpotensi mendongkrak perekonomian desa melalui kegiatan wisata budaya,” pungkasnya. ***






