BANDUNG BARAT, InfoLensaNews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah membentuk tim medical emergency untuk memastikan kondisi kesehatan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat berlangsungnya pemungutan suara dalam Pilkada tahun 2024.
Kepala Dinkes KBB, dr Ridwan Abdullah Putera mengatakan, pihaknya telah membentuk tim medical emergency untuk memastikan kondisi kesehatan KPPS yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat.
“Kita sudah bentuk tim khusus yaitu tim medical emergency yang diisi oleh sekitar 130 tenaga medis untuk memastikan para KPPS dalam kondisi sehat,” kata Ridwan usai memantau sejumlah TPS di Kecamatan Cipatat, Rabu (27/11/2024).
Dia pun menjelaskan, pemantauan TPS tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemungutan suara kali ini berjalan aman, tertib dan terhindar dari krisis kesehatan.
“Ini sesuai perintah dari Pj Bupati Bandung Barat bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus turun ke lapangan dan kami locusnya (Dinkes KBB) di Kecamatan Cipatat,” jelas Ridwan.

Lebih lanjut dia menuturkan, pihaknya juga telah menyiagakan ambulance yang ada di desa dan 32 Puskesmas serta menyediakan hotline center untuk mengantisipasi bila terjadi situasi darurat saat pemungutan suara.
“Kita sudah ada hotline center juga untuk melaporkan kejadian krisis kesehatan dan alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada laporan yang tentang kejadian krisis kesehatan di lapangan,” tuturnya.
Ridwan menambahkan, pihaknya juga telah mengintruksikan seluruh kepala puskesmas yang tersebar di wilayah Bandung Barat untuk turun langsung ke TPS dan tetap membuka layanan kesehatan selama 24 jam.
“Hari ini kan hari libur, 32 Puskesmas kita siapkan waktu 24 jam pada H+1 dan H-3. Saya juga meminta seluruh Kepala Puskesmas untuk turun langsung ke lapangan minimal melaporkan kondisi di lima TPS,” punkasnya.***






