Daerah  

Bupati Bandung Ajak Warga Budayakan Hidup Bersih dan Waspada Kekeringan

Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

ASRI
Bupati Bandung juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran memasuki musim kemarau. *photo: istimewa

KABUPATEN BANDUNG, Infolensanews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung terus mengintensifkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan senam bersama, korve massal di Lapangan Upakarti, serta aksi penanaman 130 pohon di kawasan RS Bedas Pacira, Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Jumat (10/7/2026)

Bupati Bandung menegaskan bahwa kegiatan korve untuk membersihkan lingkungan telah menjadi agenda rutin yang wajib dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat oleh seluruh perangkat daerah, hingga tingkat desa dan fasilitas kesehatan.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut membudayakan kegiatan serupa di lingkungan masing-masing. “Saya mengimbau seluruh warga Kabupaten Bandung agar setiap Selasa dan Jumat melaksanakan korve membersihkan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana, menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

“Gerakan Indonesia ASRI ini bukan sekadar seremoni. Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa kebersihan adalah kebutuhan dan tanggung jawab bersama. Melalui aksi korve hari ini, kami mengajak warga untuk mulai mengelola sampah secara bijak dari rumah tangga, misalnya dengan mengolah sampah organik seperti dedaunan gugur menjadi kompos untuk menyuburkan tanah,” ujar Ruli.

Terkait aksi penanaman 130 pohon di RS Bedas Pacira, Ruli menjelaskan bahwa tanaman buah-buahan dan pohon keras yang ditanam bertujuan mendukung penghijauan, meningkatkan kualitas udara, hingga membantu penyerapan karbon.

Bupati Bandung juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran memasuki musim kemarau. Masyarakat diminta untuk tidak membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di area kering.

Untuk menjamin ketersediaan air bersih selama kemarau, Bupati telah menginstruksikan instansi terkait agar melakukan persiapan mitigasi sejak dini, termasuk kesiapsiagaan distribusi air bersih melalui mobil tangki bagi daerah yang berpotensi mengalami kekeringan.***Daeng