BANDUNG BARAT, InfoLensaNews.id – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Iwan Ridwan Setiawan menyelenggarakan sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (P3D) di Aula Kantor Kecamatan, Selasa (14/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, puluhan anggota Karang Taruna di Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat (KBB) antusias mengikuti sosialsiasi P3D tersebut.
Usai sosialisasi, Iwan Ridwan menjelaskan bahwa program P3D telah berjalan empat kali. Kali ini, dirinya memilih Karang Taruna sebagai sasaran utama lantaran dinilai perannya sangat strategis terutama pada bidang sosial.
Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan KBB tersebut para anggota Karang Taruna juga sangat membutuhkan sentuhan pembekalan soal ilmu pemerintahan.
Salah satu alasannya, saat kegiatan sosialisasi berlangsung dirinya menemukan bahwa masih ada warga atau pemuda yang belum memahami fungsi wakil rakyat.
”Karang Taruna bergerak di bidang sosial dan mereka adalah generasi muda yang sangat membutuhkan sentuhan serta pembekalan ilmu kepemerintahan. Tadi saja kita temukan fakta bahwa banyak dari mereka yang belum memahami apa fungsi DPRD dan alat kelengkapannya,” kata Iwan.
Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan warga maupun para pemuda dapat memahami ilmu pemerintahan termasuk fungsi DPRD.
Dengan begitu, ketika mereka memakai hak pilihnya pada pemilihan legislatif (Pileg) yang akan datang mereka dapat mengerti tugas, hak dan kewajiban menjadi seorang Wakil Rakyat.
”Turun ke lapangan menemui konstituen adalah kewajiban kami. Dan masyarakat berhak mendapatkan edukasi, termasuk memahami fungsi pengawasan yang kami jalankan,” ujarnya.
Sebelumnya, pihaknya juga telah menggelar kegiatan serupa dengan mengundang pengurus RT dan RW. Ke depannya, Iwan Ridwan berencana akan menjaring berbagai elemen masyarakat lainnya.
”Ke depan mungkin Minggu depan atau sesudahnya, kami akan undang unsur Ormas dan LSM. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan narasumber dari Kesbangpol agar informasi yang didapat lebih komprehensif dan semua pihak memiliki pemahaman yang sama,” pungkasnya.***






