BANDUNG BARAT, InfoLensaNews.id – Polsek Cipatat melakukan pembinaan terhadap Kelompok Tani Hutan Sosial Quryota Ayun di lahan perhutani Bandung Selatan Petak 77F, Blok Cikawung, Kampung Cipanas, Desa Rajanandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan masyarakat.

“Hari ini kami melakukan sosialisasi terkait program ketahan pangan, sesuai perintah Presiden RI terkait Asta Cita. Polri selaku penggerak ketahanan pangan bidang jagung,” kata Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan saat dihubungi pada Jum’at, (1/7/2025).
Ia menyatakan, kegiatan pembinaan terhadap kelompok tani hutan sosial tersebut dilakukan merupakan salah satu intruksi dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) melalui Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Cimahi,AKBP Niko Nurullah Adi Putra.
“Alhamdulillah, di Polsek Cipatat ada dua petak dengan luas 20 hektare lahan yang dapat digarap yaitu, petak 77F dan petak 13 Sarimukti,” ujar Iwan.
Pasca pembinaan kelompok tani hutan itu, pihaknya berencana melakukan penanaman bibit jagung dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program ketahanan pangan.
“Pasca pembinaan, nanti kita akan melakukan penanaman jagung di kuwartar tiga blok tersebut,” ucapnya.
Ia mengaku sangat bersyukur lantaran kelompok tani hutan sosial Quryota Ayun sangat menyambut baik. Terlebih, selama ini kelompok tani hutan itu melakukan penanaman jagung secara otodidak.
“Selama ini mereka melakukan penanaman jagung dengan otodidak, jadi sebelumnya tidak ada penyuluhan pertanian dan tidak ada pengarahan kaitan dengan bercocok tanam,” ujarnya.
“Sampai hasilnya mereka jual kepada pihak-pihak yang memerlukan. Jadi tidak ada yang mengorganisir,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menginventalisir kebutuhan yang dibutuhkan oleh kelompok tani tersebut mulai dari penanaman hingga penyaluran hasil tanamnya.
“Kita sudah menginventalisir segala kebutuhan petani dari mulai, bibit, pupuk, penanggulangan hama sampai penyaluran hasil tanamnya,” pungkasnya.***






