SOREANG, Infolensanews.id – Pemerintah Kabupaten Bandung tengah mematangkan rencana pelaksanaan program Car Free Day (CFD) Kabupaten Bandung Tahun 2026, Kamis, 11 Juni 2026. Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam program podcast khusus yang diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung dengan menghadirkan para kepala instansi terkait guna mengulas kesiapan rencana, mulai dari tata ruang, rekayasa lalu lintas, hingga pengelolaan parkir.
Program CFD 2026 ini diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi ruang publik sesaat, melainkan sebuah gerakan simultan untuk mendorong pola hidup sehat, menekan emisi gas buang, serta menciptakan ruang interaksi sosial yang tertib, aman, dan berkelanjutan bagi warga Kabupaten Bandung.
Kepala BAPPERIDA Kabupaten Bandung, H. Marlan, menegaskan bahwa pelaksanaan CFD 2026 merupakan bagian dari garis besar perencanaan daerah untuk mewujudkan infrastruktur hijau dan meningkatkan indeks kebahagiaan warga.
“Kami di BAPPERIDA memastikan bahwa program ini terintegrasi dengan rencana tata ruang dan pembangunan berkelanjutan Kabupaten Bandung. Kita ingin CFD ini menjadi pemantik budaya positif, di mana aspek kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan berjalan beriringan secara jangka panjang,” ujar H. Marlan.
Dari sisi operasional lapangan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, menjelaskan bahwa fokus utama Dishub adalah memastikan aspek kenyamanan dan keamanan warga di sekitar lokasi kegiatan melalui manajemen lalu lintas yang matang.
“Saat ini, kami sedang merumuskan skema rekayasa lalu lintas yang komprehensif agar pengalihan arus kendaraan selama CFD tidak menimbulkan titik kemacetan baru. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif mendukung program ini dengan selalu menaati peraturan lalu lintas yang berlaku,” jelas Hilman Kadar.
Menyikapi sterilisasi jalur yang akan digunakan untuk CFD, Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Rudi, menyatakan bahwa jajarannya telah mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan dengan memetakan titik-titik parkir resmi.
“Kami telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi di sekitar lokasi kegiatan. Penataan ini bertujuan agar kendaraan pengunjung tetap terorganisir dengan baik, aman, dan tidak menggunakan bahu jalan yang dapat mengganggu estetika maupun kelancaran arus logistik. Kami mengimbau warga untuk memanfaatkan fasilitas parkir yang sudah disediakan tersebut,” kata Rudi.
Pemerintah Kabupaten Bandung berharap CFD 2026 dapat menjadi ruang publik yang nyaman untuk berolahraga, berinteraksi, serta memanfaatkan berbagai layanan publik yang tersedia. Keberhasilan program ini akan bertumpu pada kolaborasi kuat lintas perangkat daerah serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan bersama.
Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih detail mengenai regulasi, rute rekayasa lalu lintas, dan persiapan teknis Car Free Day Kabupaten Bandung Tahun 2026 dapat menyimak diskusi lengkapnya melalui Channel Youtube Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung.***Daeng13






